A. Pengertian Quantum Teaching
Quantum Teaching adalah proses pembelajaran dengan menyediakan latar belakang dan strategi untuk meningkatkan proses belajar mengajar menjadi menyenangkan.
B. Sejarah Quantum Teaching
Bobbi
DePorter adalah perintis, pencetus, dan pengembang utama
pembelajaran. Semenjak tahun 1982 DePorter mematangkan
dan mengembangkan gagasan pembelajaran di Super Camp, sebuah lembaga
pembelajaran yang terletak Kirkwood Meadows, Negara Bagian California, Amerika
Serikat. Super Camp sendiri didirikan atau dilahirkan oleh Learning Forum, dengan dibantu oleh teman-temannya, terutama Eric Jansen, Greg Simmons, Mike
Hernacki, Mark Reardon, dan Sarah Singer Nourie.
C. Karakteristik/ciri-ciri Quantum Teaching
1. Penggunaan musik dengan tujuan-tujuan tertentu.
2. Pemanfaatan ikon-ikon sugestif.
3. Penggunaan “stasiun-stasiun kecerdasan”
untuk memudahkan siswa belajar sesuai dengan modalitas kecerdasannya.
4. Penggunaan bahasa yang unggul.
5. Suasana belajar yang menyenangkan dan
saling memberdayakan.
D. Prinsip-prinsip Quantum Teaching
1.
Tumbuhkan
2. Alami
3. Namai
4. Demonstrasikan
5. Ulangi
6. Rayakan
E. Kelebihan dan Kelemahan Quantum Teaching
Kelebihan :
1. Dapat membimbing peserta didik kearah
berfikir yang sama dalam satu saluran pikiran yang sama.
2. Selalu berpusat pada apa yang masuk akal
bagi siswa.
3. Menumbuhkan dan menimbulkan antusiasme
siswa.
4. Adanya kerjasama.
5. Menawarkan ide dan proses cemerlang dalam
bentuk yang enak yang dipahami siswa.
6. Menciptakan tingkah laku dan kepercayaan
dalam diri sendiri.
7. Belajar terasa menyenangkan
8. Motivasi dari dalam diri.
9. Adanya kebebasan dalam berekspresi.
10. Menumbuhkan idealisme, gairah dan cinta
mengajar oleh guru.
Kekurangan :
1. Memerlukan persiapan yang matang bagi guru
dan lingkungan yang mendukung.
2. Memerlukan fasilitas yang memadai.
3. Model ini banyak dilakukan diluar negeri
sehinggga kurang beradapatasi dengan kehidupan di Indonesia.
4. Kurang dapat mengontrol siswa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar