Contextual
Teaching and Learning (CTL)
A. Pengertian Contextual Teaching and Learning (CTL)
CTL adalah
sebuah pembelajaran yang membantu mengaitkan antara materi yang diajarkan
dengan situasi dunia nyata siswa dalam kehidupan sehari-hari.
B. Sejarah CTL
a.
Dikenalkan
oleh John Dewey di kelas Amerika (1916).
b.
Diterapkan
secara nasional oleh pemerintah AS (1983).
c.
Dikenal
di Indonesia mulai awal tahun 2000an.
d.
Balitbang
Depdiknas mendalami CTL (2002).
e.
Dituangkannya
CTL ke dalam kurikulum baru, KBK (2004).
C. Karakteristik/ciri-ciri CTL
1. Relating (keterkaitan/relevansi).
2. Experiencing (pengalaman langsung).
3. Applying (aplikasi).
4. Cooperating
(kerja sama).
5. Transferring (alih pengetahuan).
D. Prinsip-prinsip CTL
1.
Kontruktivisme
2. Inquiry
3. Questioning
4. Learning
Comunity
5. Modelling
6. Reflection
7. Authentic
Assessment
E. Kelebihan dan Kelemahan CTL
Kelebihan (CTL):
1. Pembelajaran lebih bermakna
2. Pembelajaran lebih produktif dan mampu
menumbuhkan penguatan konsep.
3. Menumbuhkan keberanian siswa dalam
mengemukakan pendapat.
4. Menumbuhkan rasa ingin tahu tentang materi
yang diajarkan.
5. Menumbuhkan kemampuan dalam bekerjasama
dengan teman yang lain.
6. Siswa dapat membuat kesimpulan sendiri.
Kekurangan (CTL) :
1. Bagi siswa yang tidak dapat mengikuti
pembelajaran, tidak mendapatkan pengetahuan dan pengalaman yang sama dengan
teman lainnya karena siswa tidak mengalami sendiri.
2. Perasaan khawatir pada anggota kelompok
akan hilangnya karakteristik siswa karena harus menyesuaikan dengan
kelompoknya.
3. Banyak siswa yang tidak senang apabila
diminta kerjasama dengan yang lain, karena siswa yang memiliki kemampuan lebih
harus bekerja lebih keras lagi dalam membantu siswa yang berkemampuan kurang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar