Selasa, 02 Agustus 2016

Contextual Teaching and Learning (CTL)

Contextual Teaching and Learning (CTL)

A.  Pengertian Contextual Teaching and Learning (CTL)
CTL adalah sebuah pembelajaran yang membantu mengaitkan antara materi yang diajarkan dengan situasi dunia nyata siswa dalam kehidupan sehari-hari.

B.  Sejarah CTL
a.       Dikenalkan oleh John Dewey di kelas Amerika (1916).
b.      Diterapkan secara nasional oleh pemerintah AS (1983).
c.       Dikenal di Indonesia mulai awal tahun 2000an.
d.      Balitbang Depdiknas mendalami CTL (2002).
e.       Dituangkannya CTL ke dalam kurikulum baru, KBK (2004).

C.  Karakteristik/ciri-ciri CTL
1.      Relating (keterkaitan/relevansi).
2.      Experiencing (pengalaman langsung).
3.      Applying (aplikasi).
4.      Cooperating (kerja sama).
5.      Transferring (alih pengetahuan).

D.  Prinsip-prinsip CTL
1.    Kontruktivisme
2.    Inquiry
3.    Questioning
4.    Learning Comunity
5.    Modelling
6.    Reflection
7.    Authentic Assessment
E.  Kelebihan dan Kelemahan CTL
Kelebihan (CTL):
1.    Pembelajaran lebih bermakna
2.    Pembelajaran lebih produktif dan mampu menumbuhkan penguatan konsep.
3.    Menumbuhkan keberanian siswa dalam mengemukakan pendapat.
4.    Menumbuhkan rasa ingin tahu tentang materi yang diajarkan.
5.    Menumbuhkan kemampuan dalam bekerjasama dengan teman yang lain.
6.    Siswa dapat membuat kesimpulan sendiri.
Kekurangan (CTL) :
1.    Bagi siswa yang tidak dapat mengikuti pembelajaran, tidak mendapatkan pengetahuan dan pengalaman yang sama dengan teman lainnya karena siswa tidak mengalami sendiri.
2.    Perasaan khawatir pada anggota kelompok akan hilangnya karakteristik siswa karena harus menyesuaikan dengan kelompoknya.
3.    Banyak siswa yang tidak senang apabila diminta kerjasama dengan yang lain, karena siswa yang memiliki kemampuan lebih harus bekerja lebih keras lagi dalam membantu siswa yang berkemampuan kurang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar