Tampilkan postingan dengan label MPBM atau PBL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MPBM atau PBL. Tampilkan semua postingan

Jumat, 29 Januari 2016

Model Pembelajaran Berbasis Masalah

Model Pembelajaran Berbasis Masalah

Oleh ;
M. Yudittia Yasin
1431082 / 2014-C
Pembelajaran Inovatif

v  Ciri-ciri khas pembelajaran berdasarkan masalah :
§  Pengajuan pertanyaan atau masalah
§  Berfokus pada interdisiplin
§  Penyelidikan otentik
§  Menghasilkan karya nyata dan memperlihatkannya
§  kolaborasi
v  Tujuan pembelajaran berdasarkan masalah adalah :
§  Mengembangkan keterampilan berpikir, pemecahan masalah, dan intelektual
§  Pembelajaran peran-peran orang dewasa dengan menghayati peran-peran itu melalui situasi-situasi nyata atau yang disimulasikan.
§  Untuk pembelajaran mandiri dan otonom.
v  Keterampilan-keterampilan berpikir tingkat tinggi tidak dapat diajarkan dengan menggunakan pendekatan-pendekatan yang dirancang untuk mengajarkan keterampilan-keterampilan dan ide-ide konkret.
v  Perbedaan aktivitas pembelajaran tradisional dengan aktivitas pembelajaran berdasarkan masalah :
Pemb. Tradisional
Pemb. Masalah
Kinerja individual
Kolaborasi dg org lain
Kurang kegiatan hands on
Dengan kegiatan hands on
Pemikiran simbiolis
Dgn obyek dan situasi nyata
Ketrampilan+pengetahuan umum
Situasi spesifik

v  Pembelajaran berdasarkan masalah cocok dengan aktivitas mental diluar sekolah karena :
§  Pembelajaran berdasarkan masalah mendorong adanya kolaborasi dan penyelesaian tugas secara bersama-sama.
§  Mendorong pengamatan dan dialog dengan orang lain sehingga siswa dapat memperoleh gambaran konkret peran yang diamati tersebut.
§  Memdorong siswa menginterpretasikan dan menjelaskan gelaja dunia nyata dan membangun pemahaman tentang gejala itu.
v  Ciri-ciri pembelajaran berdasarkan masalah menurut Yazdani, 2002 :
§  Berpusat pada siswa, guru sebagai fasilitator atau pembimbing.
§  Belajar melampaui konten.
v  Tujuan pembelajaran berdasarkan masalah (menurut Yazdani, 2002) :
§  Pengetahuan : pengetahuan dasar dalam kaitannya dengan konteks dunia nyata.
§  Keterampilan-keterampilang : penalaran ilmiah, asesmen kritis, melek informasi, keterampilan interpersonal, keterampilan-keterampilan pengarahan dini, belajar sepanjang hayat.
§  Sikap-sikap : sadar akan nilai kerja tim, keterampilan-keterampilan interpersonal, dan peduli akan pentingnya isu-isu psikososial.
v  Keuntungan pembelajaran berdasarkan masalah (Yazdani, 2002) :
§  Menekankan pada makna, bukan fakta
§  Meningkatkan pengarahan diri
§  Pemahaman lebih tinggi dan perkembangan keterampilan yang lebih baik
§  Keterampilan-keterampilan interpersonal dan kerja tim
§  Sikap memotivasi diri sendiri
§  Hubungan tutor-mahasiswa
§  Tingkat pembelajaran