Model Pembelajaran Berbasis Masalah
Oleh ;
M. Yudittia Yasin
1431082 / 2014-C
Pembelajaran Inovatif
§
Pengajuan
pertanyaan atau masalah
§
Berfokus
pada interdisiplin
§
Penyelidikan
otentik
§
Menghasilkan
karya nyata dan memperlihatkannya
§
kolaborasi
v
Tujuan pembelajaran
berdasarkan masalah adalah :
§
Mengembangkan
keterampilan berpikir, pemecahan masalah, dan intelektual
§
Pembelajaran
peran-peran orang dewasa dengan menghayati peran-peran itu melalui
situasi-situasi nyata atau yang disimulasikan.
§
Untuk
pembelajaran mandiri dan otonom.
v
Keterampilan-keterampilan
berpikir tingkat tinggi tidak dapat diajarkan dengan menggunakan
pendekatan-pendekatan yang dirancang untuk mengajarkan
keterampilan-keterampilan dan ide-ide konkret.
v
Perbedaan
aktivitas pembelajaran tradisional dengan aktivitas pembelajaran berdasarkan
masalah :
Pemb. Tradisional
|
Pemb. Masalah
|
Kinerja individual
|
Kolaborasi dg org lain
|
Kurang kegiatan hands on
|
Dengan kegiatan hands on
|
Pemikiran simbiolis
|
Dgn obyek dan situasi nyata
|
Ketrampilan+pengetahuan umum
|
Situasi spesifik
|
v
Pembelajaran
berdasarkan masalah cocok dengan aktivitas mental diluar sekolah karena :
§
Pembelajaran
berdasarkan masalah mendorong adanya kolaborasi dan penyelesaian tugas secara
bersama-sama.
§
Mendorong
pengamatan dan dialog dengan orang lain sehingga siswa dapat memperoleh
gambaran konkret peran yang diamati tersebut.
§
Memdorong
siswa menginterpretasikan dan menjelaskan gelaja dunia nyata dan membangun
pemahaman tentang gejala itu.
v
Ciri-ciri
pembelajaran berdasarkan masalah menurut Yazdani, 2002 :
§
Berpusat
pada siswa, guru sebagai fasilitator atau pembimbing.
§
Belajar
melampaui konten.
v
Tujuan
pembelajaran berdasarkan masalah (menurut Yazdani, 2002) :
§
Pengetahuan
: pengetahuan dasar dalam kaitannya dengan konteks dunia nyata.
§
Keterampilan-keterampilang
: penalaran ilmiah, asesmen kritis, melek informasi, keterampilan
interpersonal, keterampilan-keterampilan pengarahan dini, belajar sepanjang
hayat.
§
Sikap-sikap
: sadar akan nilai kerja tim, keterampilan-keterampilan interpersonal, dan
peduli akan pentingnya isu-isu psikososial.
v
Keuntungan
pembelajaran berdasarkan masalah (Yazdani, 2002) :
§
Menekankan
pada makna, bukan fakta
§
Meningkatkan
pengarahan diri
§
Pemahaman
lebih tinggi dan perkembangan keterampilan yang lebih baik
§
Keterampilan-keterampilan
interpersonal dan kerja tim
§
Sikap
memotivasi diri sendiri
§
Hubungan
tutor-mahasiswa
§
Tingkat
pembelajaran
Tidak ada komentar:
Posting Komentar