Jumat, 29 Januari 2016

Pembahasan Umum Tentang Strategi Belajar

Strategi Belajar

Oleh :

M. Yudittia Yasin

1431082 / 2014-C

Pembelajaran Inovatif

 v Kepentingan dan tujuan pengajaran strategi
u Dengan adanya pengajaran strategi diharapkan untuk memperbaiki memperoleh cara dan hasil pengajaran yang baik, sebagaimana diungkapkan oleh Claire Weinstein dan Richard Meyer (1986), “pengajaran yang baik meliputi mengajarkan siswa bagaimana belajar, bagaimana mengingat, bagaimana berpikir, dan bagaimana memotivasi diri mereka sendiri
u Pentingnya pengajaran strategi diharapkan membentuk keberhasilan siswa yang bergantung banyak dari kemahiran untuk belajar secara mandiri dan memonitor belajar mereka sendiri.
Pendefinisian Strategi-Strategi Belajar
u  Strategi-strategi yang digunakan siswa untuk memecahkan masalah belajar tertentu sesuai dengan kemauan dan kemampuan dirinya sendiri.
Tujuan pebelajar mandiri :
u  Mendiagnose suatu situasi pembelajaran tertentu.
u  Memilih suatu strategi belajar tertentu untuk menyelesaikan masalah belajar tertentu yang dihadapi.
u  Memonitor keefektifan strategi tersebut.
u  Membuat cukup termotivasi untuk terlibat dalam situasi belajar tersebut sampai masalah tersebut terselesaikan
Pentingnya pengetahuan awal
u  Pengetahuan awal adalah kumpulan dari pengetahuan dan pengalaman individu yang diperoleh sepanjang hidup mereka dan apa yang ia bawa kepada suatu pengalaman belajar baru.
u  Pentingnya pengetahuan awal dalam pengajaran untuk membantu siswa membangun jembatan antara pengetahuan baru dan pengetahuan yang telah dipelajari sehingga memungkinkan pembelajaran-pembelajaran baru.
u  Pengorganisasian awal dilakukan untuk mengaitkan bahan-bahan pembelajaran baru dengan pengetahuan awal, serta untuk memperkenalkan siswa pada uraian-uraian pada buku teks.
Jenis-jenis pengetahuan :
u  Pengetahuan deklaratif adalah pengetahuan yang dimiliki pebelajar tentang sesuatu, contohnya adalah fakta, generalisasi, dan pendapat.
u  Pengetahuan prosedural adalah pengetahuan yang dimiliki siswa tentang bagaimana melakukan sesuatu, contohnya adalah bagaimana cara membuat meja yang baik, bagaimana cara menulis yang baik, dan sebagainya.
u  Pengetahuan kondisional adalah pengetahuan tentang kapan dan mengapa menggunakan pengetahuan deklaratif atau pengetahuan prosedural tertentu, contoh : kapan saatnya menendang bola, kapan saatnya berteriak, kapan saatnya menggarisbawahi, dan sebagainya.
Sistem Memori:
u  Para ahli menganalogikan pemrosesan informasi tentang belajar dengan komputer.
u  Informasi pertama kali diterima oleh panca indera (dianalogikan dengan memasukkan data melalui pengetikan menggunakan keyboard komputer).
u  Kemudian disimpan sementara dalam memori jangka pendek atau memori kerja (dianalogikan dengan ruang penyimpanan pada komputer).
u  Dan akhirnya disimpan secara permanen pada memori jangka panjang untuk dapat dipanggil kembali di kemudian hari (dianalogikan pada hard disk komputer).
u  Proses pemindahan informasi baru dari memori jangka pendek ke memori jangka panjang disebut encoding atau pengkodean.
u  Proses pengkodean dan pengorganisasian dalam bentuk proposisi (unit pengetahuan deklaratif), produksi(unit pengetahuan prosedural) dan skemata (struktur pengetahuan yang lebih kompleks).
u  Pengorganisasian awal adalah salah satu cara untuk mengaktifkan skemata di dalam memori jangka panjang yang berhubungan dengan informasi baru yang akan dipelajari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar