Strategi Belajar
Oleh :
M. Yudittia Yasin
1431082 / 2014-C
Pembelajaran Inovatif
v Kepentingan dan tujuan pengajaran strategi
u Dengan
adanya
pengajaran
strategi
diharapkan
untuk
memperbaiki
memperoleh
cara
dan
hasil
pengajaran
yang baik,
sebagaimana
diungkapkan
oleh
Claire Weinstein dan
Richard Meyer (1986), “pengajaran
yang baik
meliputi
mengajarkan
siswa
bagaimana
belajar,
bagaimana
mengingat,
bagaimana
berpikir,
dan
bagaimana
memotivasi
diri
mereka
sendiri”
u Pentingnya
pengajaran
strategi
diharapkan
membentuk
keberhasilan
siswa
yang bergantung
banyak
dari
kemahiran
untuk
belajar
secara
mandiri
dan
memonitor
belajar
mereka
sendiri.
v Pendefinisian Strategi-Strategi Belajar
u Strategi-strategi
yang digunakan
siswa
untuk
memecahkan
masalah
belajar
tertentu
sesuai
dengan
kemauan
dan
kemampuan
dirinya
sendiri.
v Tujuan pebelajar mandiri :
u Mendiagnose
suatu
situasi
pembelajaran
tertentu.
u Memilih
suatu
strategi
belajar
tertentu
untuk
menyelesaikan
masalah
belajar
tertentu
yang dihadapi.
u Memonitor
keefektifan
strategi
tersebut.
u Membuat
cukup
termotivasi
untuk
terlibat
dalam
situasi
belajar
tersebut
sampai
masalah
tersebut
terselesaikan
v Pentingnya pengetahuan awal
u Pengetahuan
awal
adalah
kumpulan
dari
pengetahuan
dan
pengalaman
individu
yang diperoleh
sepanjang
hidup
mereka
dan
apa
yang ia
bawa
kepada
suatu
pengalaman
belajar
baru.
u Pentingnya
pengetahuan
awal
dalam
pengajaran
untuk
membantu
siswa
membangun
jembatan
antara
pengetahuan
baru
dan
pengetahuan
yang telah
dipelajari
sehingga
memungkinkan
pembelajaran-pembelajaran
baru.
u Pengorganisasian
awal
dilakukan
untuk
mengaitkan
bahan-bahan
pembelajaran
baru
dengan
pengetahuan
awal,
serta
untuk
memperkenalkan
siswa
pada
uraian-uraian
pada
buku
teks.
v Jenis-jenis pengetahuan :
u Pengetahuan
deklaratif
adalah
pengetahuan
yang dimiliki
pebelajar
tentang
sesuatu,
contohnya
adalah
fakta,
generalisasi,
dan
pendapat.
u Pengetahuan
prosedural
adalah
pengetahuan
yang dimiliki
siswa
tentang
bagaimana
melakukan
sesuatu,
contohnya
adalah
bagaimana
cara
membuat
meja
yang baik,
bagaimana
cara
menulis
yang baik,
dan
sebagainya.
u Pengetahuan
kondisional
adalah
pengetahuan
tentang
kapan
dan
mengapa
menggunakan
pengetahuan
deklaratif
atau
pengetahuan
prosedural
tertentu,
contoh
: kapan
saatnya
menendang
bola, kapan
saatnya
berteriak,
kapan
saatnya
menggarisbawahi,
dan
sebagainya.
v Sistem Memori:
u Para
ahli
menganalogikan
pemrosesan
informasi
tentang
belajar
dengan
komputer.
u Informasi
pertama
kali diterima
oleh
panca
indera
(dianalogikan
dengan
memasukkan
data melalui
pengetikan
menggunakan
keyboard komputer).
u Kemudian
disimpan
sementara
dalam
memori
jangka
pendek
atau
memori
kerja
(dianalogikan
dengan
ruang
penyimpanan
pada
komputer).
u Dan
akhirnya
disimpan
secara
permanen
pada
memori
jangka
panjang
untuk
dapat
dipanggil
kembali
di kemudian
hari
(dianalogikan
pada
hard disk komputer).
u Proses
pemindahan
informasi
baru
dari
memori
jangka
pendek
ke
memori
jangka
panjang
disebut
encoding atau
pengkodean.
u Proses
pengkodean
dan
pengorganisasian
dalam
bentuk
proposisi
(unit pengetahuan
deklaratif),
produksi(unit
pengetahuan
prosedural)
dan
skemata
(struktur
pengetahuan
yang lebih
kompleks).
u Pengorganisasian
awal
adalah
salah
satu
cara
untuk
mengaktifkan
skemata
di dalam
memori
jangka
panjang
yang berhubungan
dengan
informasi
baru
yang akan
dipelajari.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar