Strategi Belajar II
Oleh :
M. Yudittia Yasin
1431082 / 2014-C
Pembelajaran Inovatif
1. Strategi-strategi mengulang
u Strategi
mengulang-ulang
informasi
yang ingin
dihafal
baik
dengan
keras
atau
pelan
disebut
dengan
mengulang
secara
sederhana.
u Strategi
mengulang
sederhana
akan
membantu
memindahkan
mempertahankan
informasi
lebih
lama di dalam
memori
jangka
pendek,
namun
melalui
proses pemberian
makna
lebih
akan
membantu
memindahkan
informasi
tersebut
ke
dalam
memori
jangka
panjang.
u Contoh
dari
strategi
mengulang
adalah
baik
dengan
cara
menggaris
bawahi
atau
memberikan
catatan-catatan
pinggir
pada
informasi
penting.
2. Strategi-strategi elaborasi
uStrategi
elaborasi
adalah
strategi
dengan
proses penambahan
rincian
sehingga
informasi
baru
akan
menjadi
lebih
bermakna
sehingga
membuat
pengkodean
lebih
mudah
dan
lebih
memberikan
kepastian.
uContoh
dari
strategi
elaborasi
adalah
pembuatan
catatan,
penggunaan
analogi,
dan
metode
PQ4R.
uAnalogi
adalah
pembandingan
yang dibuat
untuk
menunjukkan
kesamaan
antara
ciri-ciri
pokok
sesuatu
benda
atau
ide-ide.
u PQ4R
adalah
singkatan
dari
preview (membaca
selintas
dengan
cepat),
question (bertanya),
read (membaca),
reflect (refleksi),
recite (tanya-jawab
sendiri),
dan
review (mengulang
secara
menyeluruh).
3. Strategi-strategi organisasi
uStrategi
organisasi
adalah
strategi
dengan
membuat
struktur-struktur
pengorganisasian
baru
pada
bahan-bahan
menjadi
subset yang lebih
kecil
sehingga
membuat
informasi
menjadi
lebih
bermakna.
uContoh
dari
strategi
organisasi
adalah
outlining, mapping, dan
mnemonics.
uOutlining
adalah
membuat
kerangka
garis
besar
atau
menghubungkan
berbagai
macam
topik
atau
ide dengan
beberapa
ide utama.
uMapping
adalah
pemetaan
konsep
atau
pembuatan
sajian
visual atau
diagram tentang
hubungan
ide-ide penting
atas
suatu
topik
tertentu
dengan
topik
yang lain.
uMnemonics
adalah
pembentukan
asosiasi
yang secara
alamiah
tidak
ada.
4. Strategi-strategi metakognitif
uStrategi
metakognitif
adalah
strategi
dengan
berfikir
siswa
tentang
berfikir
mereka
sendiri
dan
kemampuan
mereka
menggunakan
strategi-strategi
belajar
tertentu
dengan
tepat.
uStrategi
metakognitif
memliki
dua
unsur
penting,
yaitu
pengetahuan
tentang
kognisi
itu
sendiri,
dan
kemampuan
memonitor,
mengendalikan,
dan
mengevaluasi
fungsi
kognitif
diri
sendiri.
uPengetahuan
tentang
kognisi
merupakan
informasi
dan
pemahaman
siswa
tentang
proses berfikirnya
mareka
sendiri
serta
pengetahuan
tentang
berbagai
macam
strategi
belajar
untuk
kondisi-kondisi
tertentu.
uSedangkan
pemonitoran
kognitif
adalah
kemampuan
siswa
didalam
memilih,
menggunakan
dan
memonitor
strategi-strategi
belajar
yang cocok
dengan
gaya
belajar
mereka
sendiri
maupun
cocok
dengan orang lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar