Model Pembelajaran Langsung
oleh
M. Yudittia Yasin
1431082 / 2014-C
Pembelajaran Inovatif
- Model Pengajaran Langsung merupakan
sebuah cara yang efektif untuk mengajarkan keterampilan dan informasi
dasar kepada siswa.
- Dikemukakan sebagai model pengajaran yang
efektif dikarenakan pengajaran dilakukan secara terstruktur dan bertahap
dengan baik.
- Model pengajaran langsung ditujukan pada
pencapaian dua tujuan utama siswa yaitu penuntasan konten akademik yang
terstruktur dengan baik dan perolehan seluruh jenis keterampilan.
- Model pengajaran langsung berpusat pada
guru dengan 5 langkah, yaitu :
Ø Mempersiapkan dan memotivasi siswa,
Ø menjelaskan dan atau mendemostrasikan,
Ø latihan terbimbing,
Ø umpan balik, dan
Ø latihan lanjutan.
- Model pengajaran langsung memerlukan
persiapan yang seksama dari guru dan sebuah lingkungan belajar yang
beriorientasi pada tugas.
- Tujuan khusus model pengajaran langsung
untuk membelajarkan siswa agar mengetahui bagaimana melakukan sesuatu /
terampil (pengetahuan prosedural).
- Model pengajaran langsung paling sesuai
untuk penerapan mata pelajaran yang berorientasi pada kinerja dan
berkomponen keterampilan.
- Proses perencanaan untuk model pengajaran
langsung meliputi dari menyiapkan tujuan, melakukan analisis tugas dan
perencanaan ruang dan waktu.
- Tujuan pembelajaran merupakan suatu
pernyataan yang mendeskripsikan tujuan guru tentang apa yang harus
dipelajari dan dilakukan siswa.)
- Mager berargumen bahwa tujuan
pembelajaran itu harus bermakna dan terdiri dari 3 bagian, yaitu perilaku
siswa, situasi pengetesan, dan kriteria kinerja.
- Analisis tugas merupakan suatu alat guru
untuk mendefinisikan keterampilan atau sebagian pengetahuan tertentu yang
akan diajarkan.
- Pemahaman dan keterampilan kompleks tidak
dapat dipelajari sekaligus atau dalam sekali pembelajaran sehingga perlu
dilakukan pembagian menjadi beberapa bagian komponen yang saling terkait
antar komponen.
- Diharapkan dengan adanya pembagian
menjadi beberapa komponen, keterampilan tersebut dapat diajarkan langkah
demi langkah sehingga pemahaman dan terampil serta diperolehnya
ketuntasan belajar.
- Perencanaan waktu merupakan salah satu
hal penting pada proses model pengajaran langsung agar waktu yang
tersedia dapat tercukupi dan efisien untuk mengajarkan seluruh materi
pada siswa dan siswa tetap termotivasi sepanjang waktu.
- Perencanaan dan pengelolaan ruang juga
merupakan suatu hal yang penting bagi proses model pengajaran langsung.
Diharapkan dengan perencanaan dan pengelolaan ruang yang bervariasi,
dapat tetap menjaga minat dan motivasi siswa terhadap materi ajar yang
disampaikan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar